MAMASA_Pembangunan Sekolah Mengenah Kejuruan (SMK) Pariwsata di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat membutuhkan anggaran Rp20 miliar.
“Pemerintah pusat mesti mengalokasikan anggaran untuk pembangunan SMK Pariwisata Kabupaten Mamasa yang membutuhkan anggaran cukup besar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar Jamil Barambangi di Mamuju, Senin.
Ia mengatakan, Mamasa telah ditetapkan sebagai daerah destinasi wisata di Provinsi Sulbar, maka harus dicetak generasi yang mampu memahami tentang kepariwisataan.
Menurut dia, pemerintah di Sulbar akan menyediakan lahan untuk pembangunannya sebagai kebutuhan pembangunan SMK yang akan menjadi SMK satu-satunya di sulbar itu yang juga akan dirancang menjadi sekolah modern.
“Akan kita siapkan lahannya, dan segala kebutuhan lainnya yang harus ditanggung pemerintah provinsi tetapi dari segi pembangunan fisik lainnya pemerintah pusat harus diminta memberikan bantuan untuk pembangunan SMK pariwisata tersebut,”katanya.
Menurut dia, pembangunan SMK Pariwisata di Mamasa yang membutuhkan anggaran cukup juga membutuhkan keterlibatan pihak swasta dalam pembangunanya dengan membantu anggaran pembangunannya.
“Pemerintah Provinsi Sulbar telah menetapkan Kabupaten Mamasa menjadi tujuan wisata pada 2014 dan telah menyiapkan infrastruktur pendukung berupa jalan menuju daerah yang terletak di atas pegunungan Sulbar itu untuk mewujudkan pembangunan disektor pariwisata itu,”katanya.
Jamil mengatakan, pemerintah sulbar telah melakukan penandatanganan kontrak pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 60 kilometer yang menghubungkan Salubatu hingga ke kota Mamasa dengan menelan dana sekitar Rp370 miliar yang diplot melalui APBN, jalan itu akan memudahkan akses menuju Mamasa yang selama ini tidak memadai.
Ia mengatakan potensi wisata Mamasa sudah mulai digemari oleh wisatawan karena memiliki sejumlah objek yang tak kalah menariknya dengan potensi wisata budaya Toraja, karena masyarakat Mamasa ini serumpun dengan Toraja sehingga memiliki kemiripan budaya yang menarik wisayawan













0 komentar:
Post a Comment