Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini mengadakan pertemuan dengan seluruh Staf Khusus Presiden untuk membahas berbagai isu bidang politik, hukum, dan keamanan. Dalam pertemuan itu, SBY menyinggung kasus keluar-masuknya Gayus Tambunan dari tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Hal ini diungkapkan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Public Relation Heru Lelono kepada wartawan, Senin, 15 November 2010. "Presiden memberikan atensinya terhadap kasus itu; kasus yang menurut kami sangat mencoreng,"
kata Heru.
Heru menjelaskan, kasus itu mencoreng citra Indonesia, karena Presiden baru saja menyampaikan tekad Pemerintah Indonesia dalam pemberantasan korupsi di forum internasional. "Sangat mencoreng karena Presiden menyampaikan itu dalam pertemuan G-20," ucap Heru.
Karena itu, Presiden kemudian memanggil Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo dan Pelaksana Tugas Jaksa Agung Darmono untuk meminta penjelasan soal kasus ini. Presiden akan memanggil dua petinggi hukum itu besok ke Kantor Presiden.
Heru menjelaskan, kasus itu mencoreng citra Indonesia, karena Presiden baru saja menyampaikan tekad Pemerintah Indonesia dalam pemberantasan korupsi di forum internasional. "Sangat mencoreng karena Presiden menyampaikan itu dalam pertemuan G-20," ucap Heru.
Karena itu, Presiden kemudian memanggil Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo dan Pelaksana Tugas Jaksa Agung Darmono untuk meminta penjelasan soal kasus ini. Presiden akan memanggil dua petinggi hukum itu besok ke Kantor Presiden.














0 komentar:
Post a Comment